Sabtu, 27 November 2010

SERBA SERBI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI


1. Pengembangan dan cara apa yang dilakukan oleh surat kabar online sebagai alternatif
menghadapi pesaingnya?

Jawaban: Sebagai media majalah dan suratkabar berkomitmen memaksimalkan competitive advantage-nya dengan menggunakan online sebagai sarana untuk menciptakan added values terhadap layanan yang diberikan. Adapun nilai tambah yang diharapkan dari penerapan online ini antara lain:
Penggunaan online untuk mengurangi biaya kegiatan bisnis. Dengan menggunakan program online yang tepat, mitra bisnis dalam hal ini adalah supplier dan agen, akan mendapatkan keuntungan yakni mampu mendapatkan sejumlah pelanggan dalam waktu singkat. Misalnya dengan berjualan lewat internet, penerbit tak perlu mendatangi pelanggannya satu persatu untuk menawarkanproduk baru misalnya. Tentu saja hal ini dapat menekan ongkos kegiatan bisnis. Penggunaan online untuk mempermudah akses komunikasi dari pelanggan kepada supplier atau sebaliknya. Dengan program ini, pelanggan tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk menuju tempat membeli koran atau majalah secara fisik. Kini, dari kamar tidur pun, para pelanggan dapat membeli bermacam-macam produk media untuk menambah pengetahuan mereka.

2. Apa peran wartawan ketika siapapun yang memiliki komputer dan koneksi internet bisa
mengklaim seorang reporter, editor dan penerbit?

Jawaban: Jurnalis yang memiliki tugas sebagai pencari dan penyampai informasi juga akan mengalami perubahan dalam menjalani aktivitas jurnalisme. Warga masyarakat yang bukan jurnalis juga dapat menjalankan peran jurnalis atau disebut sebagai citizen journalism dengan semakin terbuka dan bebasnya arus informasi. Kecenderungan akan perubahan itu dapat dilihat dari perkembangan media yang ada sekarang. Internet yang semakin banyak mudah di akses menarik minat khalayak  pada media yang menawarkan banyak hal dibandingkan dengan media tradisional. Semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam memberikan informasi. Model bisnis menjelaskan, akan terjadi penurunan untuk surat kabar, besar dan kecil, dan media mainstream lain yang diandalkan. Periklanan pada media tersebut akan kalah oleh situs-situs di internet. Pekerjaan penting yang dilakukan wartawan, seperti mengumpulkan, menganalisa, mengontekstualisasikan dan penyebaran informasi, telah mulai bermigrasi ke web dan di tempat lain.

3. Apakah wartawan profesional akan dibutuhkan bahkan di zaman ketika orang bisa
mendapatkan berita mereka" tanpa filter "dengan proses editorial?

 JawabanPesatnya penggunaan internet berpengaruh secara meluas tidak hanya pada bidang teknologi, tetapi juga pada aspek sosial, politik, ekonomi-budaya, termasuk media massa. Dengan adanya internet, terjadi pemekaran dari jenis-jenis media yang sudah ada sebelumnya. Perkembangan teknologi media yang cepat dengan kemampuan konvergensinya, secara perlahan tapi pasti akan berdampak pada sistem kerja media massa, terutama praktik jurnalistik. Meskipun prinsip-prinsip yang berkaitan dengan etika dasar tetap dipertahankan sesuai nilai universal jurnalisme: akurat, objektif, fair, seimbang, dan tidak memihak, namun dalam praktiknya, kehadiran jurnalisme online yang difasilitasi internet sedikit banyak mereduksi teknik-teknik jurnalisme konvensional yang selama ini berlaku. Perubahan itu tampak dari peran jurnalis, fungsi gatekeeper, karakteristik medium, hingga perilaku audiensnya.                                                (sumber : New Media « BINCANG MEDIA)

 

4. Bagaimana dengan penonton? Berikan penjelasan tentang penurunan kewaspadaan
editorial tradisional, apakah yang konsumen berita lakukan sekarang sudah memiliki
tanggung jawab untuk menjadi lebih pintar dalam mencari informasi?

Jawaban:  Berlaku pada saat itu, informasi berita yang muncul di dunia internet seringkali dicurigai tidak berdasarkan fakta akurat. Akibatnya internet identik dengan gosip dan berita sensasi. Persepsi buruk terhadap internet menjadi tantangan tersendiri bagi para pendiri portal khusus informasi atau situs berita (newsonline). Dengan modal pengalaman jurnalistik di berbagai media konvensional, serta pemahaman tentang teknologi internet sebagai media komunikasi interaktif, para pendiri situs berita mulai berani menerapkan prinsip-prinsip kerja jurnalisme di ranah internet. Dalam situasi perkembangan teknologi internet yang dipersepsikan demikian, satu-persatu situs yang mengkhususkan diri pada penyajian berita mulai bermunculan. Situs berita yang hadir di tengah-tengah gonjang-ganjing menjadi pilihan masyarakat yang tengah membutuhkan informasi yang cepat, dapat dipercaya, dan tentunya bebas dari sensor.
Identifikasinya terhadap cara-cara mencari informasi:
1.      adanya kecepatan aktualitas informasi
2.      bersifat interaktif, melayani keperluan khalayak secara lebih personal
3.      memberi peluang bagi setiap pengguna hanya mengambil informasi yang relevan bagi dirinya/dibutuhkan
4.      kapasitas muatan dapat di perbesar
5.      informasi yang pernah disediakan tetap tersimpan (tidak terbuang), dapat ditambah kapan saja, dan pengguna dapat mencarinya dengan menggunakan mesin pencari
6.      tidak ada waktu yang diistimewakan (prime time) karena penyediaan informasi berlangsung tanpa putus, hanya tergantung kapan pengguna mau mengakses.                                (sumber : New Media « BINCANG MEDIA)

5. Apakah Anda setuju dengan penilaian bahwa ketika para ahli melihat kembali pada abad
kedua puluh satu, mereka akan mengingatnya sebagai abad terakhir dari buku tersebut?
 
                   Jawaban: Tidak karena buku sangat penting buat panutan seseorang menjadi sukses walaupun sekarang media online lebih cangih tapi buku bisa dipakai dan bisa dibawa kemana pun. Jadi salah  kalau buku diabad 21 menjadi terakhir.
    

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar